HOLDING BACK · 2020 04

What is holding me back?

A mixture of my own thoughts and ideas curated from the internet. When it is borrowed, the sources are named.

bahasa Indonesia

Selama karantina, aku memiliki banyak waktu untuk sedikit merenung… menyesal…. dan sadar kalau~~ diriku ga guna~~masih banyak yang harus dikembangkan dari diriku. Ketakutan terbesarku selain hantu ialah rasa menyesal. Aku takut disaat tua nanti yang ku pikirkan hanyalah “Harusnya aku gini, harusnya aku gitu..”. Aku takut di saat tua nanti yang ku pikirkan masih saat-saat dimana aku seharusnya angkat tangan karena aku tahu jawaban yang ditanyakan guru, tapi takut dikira sombong sama temen sekelas padahal engga ada yang peduli amat tentang itu….

Mengetahui hal ini (ketakutanku) apa yang aku lakukan untuk mencegah itu terjadi? Jawabannya simple, lakukan yang terbaik saat ini supaya tidak ada alasan “Aku bisa lebih baik”. Kecuali aku menyesal melakukan sesuatu. Kalau itu ya.. belajar melepas aja atau bodo amat.

Intinya aku takut menyesal di kemudian hari. Dimana, sebagian rasa sesal itu terjadi karena tidak melakukan apa-apa disaat ada kesempatan. Apa sih yang holding me back?

Masalah : overthinking terhadap pendapat orang lain

An illustration of an anxious child

skenario 1: Jam 7 sore baru selesai mandi. Keinget ada tugas kelompok, deadline besok. Manusia normal kalau di keadaan seperti ini, ya chat temen kelompoknya terus minta bantuan ngerjain.

In my mind: “Aruh, gimana kalo dia gamau bantu..” “Gimana kalo dia lagi sibuk bakal ganggu dia gak ya” “Mati dah aku besok”(padahal gurunya santuy parah)

solusi 1: Kasi tau ke temen kelompok ku buat bagi tugas. Kalaupun dia ga bisa yaudah kerjain aja bagianku. Kalau besok dimarah ya sudah… minggu depan paling dah tak lupain. It’s not that hard

Overthinking ~> Fear ~> Inaction

[

](https://i.imgur.com/wcJqpyEg.jpg)

Iya, masalah ku se-sepele itu. Tetapi seiring berjalannya waktu mungkin *overthinking *ku mulai berkurang. Salah satu cara paling ampuh untuk menghilangkan overthinking adalah dengan cara just fucking do it. Nih contohnya:

  1. Takut ngomong sama dia(doi)? bitch, just talk. Jangan terlalu serius have fun.
  2. Takut dimarahin sama guru? bitch, your life ain’t gonna end. Kalau dilihat secara garis besar dimarahin sama guru akan menakutkan saat itu saja dan mungkin akan menjadi cerita lucu yang seru di tongkrongan.
  3. Takut mengekspresikan perasaan mu ke dia karena “lebih baik mengagumi dari jauh dari pada dia tahu terus menjauh”? sama. 😟

[“i ain’t no bitch” button]

Tip : Dikotomi Kendali;* *Ketahui apa yang anda bisa kontrol dan apa yang diluar kontrol anda. Jadi ketika anda sadar bahwa anda secara berlebihan memikirkan apa yang tidak bisa anda kontrol, kemudian panik. Ketahuilah apa yang anda lakukan tidak mampu mengubah apapun.